Thursday, 11 September 2014

Pentingnya RUU PILKADA 2014 : Langsung atau Tidak Langsung?

author photo
Pentingnya RUU PILKADA 2014 , Pilkada Langsung atau tidak langsung? nah mari kita telaah lewat pro -kontra berikut :

Pilkada Langsung boros, banyak calon Walikota yang mengeluarkan Dana miyaran untuk kampanye, akhirnya mereka korupsi dan memberi ijin proyek-proyek tambang asal uang mereka kembali.

-Kalau yang mengeluarkan dana milyaran pasti buat menyogok rakyat, kan tinggal dikeluarkan aja UU yang mengatur mekanisme itu, pengawasan diperketat, dan banyak kok walikota yang terpilih tanpa mengeluarkan dana milyaran. Korupsi bukan karena kurangnya penghasilan, tapi karena sifat  keserakahan. Terbukti Gaji hakim Indonesia di naikkan,  mereka tetap korup.

Tapi Pilkada langsung boros , bayangin aja berapa jumlah kabupaten di Indonesia saja..

-Yang boros itu pesertanya, biarin aja wong mereka memang berambisi, tinggal diawasi saja kalo jadi jangan sampai korupsi. Tinggal dibuat Undang undang yang mengatur  agar calon yang kaya dan yang miskin bisa bersaing. Kalau APBN dan APBD boros karena sistemnya bocor, dan tinggal diatur saja agar lebih efisien, misalnya dengan PILKADA serentak.

Pilkada Langsung Rawan Konflik, terbukti di beberapa daerah

-Pilkada tidak langsung juga rawan konflik..Ingat jaman orde baru? Urusan konflik adalah pembelajaran, masyarakat sekarang semakin tahu kok untuk menghindari konflik dan semakin dewasa dalam berdemokrasi.

Pilkada Langsung menyebabkan gesekan ditingkat bawah, menimbulkan perpecahan antara masyarakat awam politik, antara santri dan kyai, santri dengan santri, kawan jadi lawan.

- Masyarakat Indonesia tidak awam politik, Kami sudah lama dibodohi selama orde baru, kami cukup cerdas untuk tidak bermusuhan hanya karena beda calon. Biarkan kami belajar menjadi pintar, jangan lagi kami di bodohi dan dianggap bodoh. Data statistik menyebutkan konflik selalu ada baik di pilkada langsung maupun tidak langsung.

Pilkada langsung tidak sesuai syariat Islam!

-Ah itukan kepentingan siapa yang dipake? Kalo mau sesuai syariat Islam ya sudah beda konteks..kalau mau sesuai syariat mari kita bahas Sistem khilafah saja, kalau demokrasi ya jangan setengah-setengah.

Pilkada Langsung ditentang mayoritas Ulama

-Ulama yang mana dulu? kalau Ulama yang anggota DPR ya jelas karena mereka punya kepentingan. Karena Pilkada tidak langsung memberi kekuasaan lebih kepada anggota Dewan. Bagi Ulama yang paham mereka akan mendukung pilkada langsung karena disitu hak mereka dihargai.

Pilkada langsung banyak mudharatnya daripada manfaatnya

-Mari kita lihat siapa yang bicara, Bagi anggota kpps jelas banyak manfaatnya karena mereka dapat honor, bagi buruh mereka dapat manfaat karena dapat tambahan libur saat pilkada, bagi kebanyakan rakyat Indonesia pilkada langsung lebih bermanfaat karena mereka  tahu dan dekat dengan pemimpinnya karena mencoblos langsung. Bagi Anggota Dewan banyak mudhorotnya karena mereka gak dapat fee dari calon karena mereka bukan penentu kemenangan calon, tapi rakyatlah penentunya.

Pilkada Langsung adalah percobaan dari hasil Reformasi dan amandemen UUD45, karena percobaan maka kita harus legowo bila percobaan 10 tahun ini dianggap gagal. Mari kembali ke Pilkada tidak langsung.

- Gagal dengan parameter apa? banyak pemimpin baik yang dihasilkan pilkada langsung. Justru pilkada Tidak langsung adalah pengkhianatan terhadap reformasi. Waspadalah ini adalah bahaya laten Orde baru.. Metodenya dari dulu sama, mengebiri hak rakyat lewat Undang-Undang.

Permusyawarat dan perwakilan sesuai pancasila, sesuai dengan syariat Islam !

-Woke kalau gitu silahkan saja sholat diwakili, gak usah langsung, titip salam aja ma Tuhan... ... Pancasila dibuat saat belum ada internet dan HP, dengan teknologi sekarang sistem perwakilan sudah basi!

Ah anda pasti mendukung Pilkada langsung, karena kepentingan , pasti anda pendukung Jokowi!

-Siapa Bilang?... saya pendukung Gerindra..Ahok dan Ridwan Kamil, mereka adalah orang Gerindra..yang Cerdas..wkwkwkw
bisnis syariah

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement